Proses Pindah Alamat

Tinggalkan komentar

Blog ini sedang dalam proses pindahan. Blog gratisan gak bisa banyak berkreasi. Kebetulan lagi belajar wordpress yang beneran. Alamat barunya ada disini.  (gak jadi pindah…. hosting lokalnya no comment lah…., kapan2 lagi aja dah diterusin, lagi ada “proyek”. edited @29-11-12)

Pinjaman kepada ALLAH

Tinggalkan komentar



QS. Al Hadiid:11. “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.”

Begitu besar perhatian Allah kepada orang-orang yang gemar bersedekah. Dalam beberapa ayat suci Al Quran, harta yang disedekahkan tersebut dicatat sebagai pinjaman (hutang). Tahukah anda hikmah dibalik istilah ini? Berikut sekilas hikmah yang terlintas …

Bagi yg tahu ilmu akuntansi akan lebih mudah paham…
Ketika kita mengeluarkan kas untuk sumbangan/sedekah maka dalam pembukuan kita akan menulis: biaya (Debet) pada kas (Kredit)… artinya kas kita akan hilang.
Lagi

Labaik Allahumma Labaik

Tinggalkan komentar

Labaik Allahumma Labaik, Innal hamda wanni’mata laka wal mulk, Laa syarika laka.

Ya Allah, aku datang karena panggilanMu. Tiada sekutu bagiMu. Sungguh, segala puji, nikmat dan kekuasaan adalah kepunyanMu. Tiada sekutu bagiMu.

Dada ini senantiasa bergetar, bergemuruh saat mendengar kalimat-kalimat suci ini…. Kerinduan yg mendalam… Perasaan yg menggebu… keinginan tuk lebih dekat denganMu di tanah suci sambil menapak tilasi jejak Para KekasihMU..Nabi Ibrahim AS dan RasulMu Muhammad SAW…

Ya Allah kami rindu… melalui kakak kami yg saat ini sedang disana, kami haturkan permohonan ini. Labaik Allahumma Labaik…

Waktunya berempati bukan menghakimi

9 Komentar

Tergerak hati tuk menulis sesuatu… karena ternyata masih ada yg percaya pada hal othak-athik gathuk ato semacamnya, ya kalo mathuk beneran, kalo gak gimana, bisa bikin orang kebakaran jenggot.

Berikut mengutip dari sebuah situs:

Gempa dan Ayat-Ayat Allah Swt

Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah kejadian, beredar kabar—di antaranya lewat pesan singkat—yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.

“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayat-ayat Allah Swt tersebut:

17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16):
“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”
Lagi

Hadits Qudsi

1 Komentar

Pengertian

Hadits Qudsi berasal dari kata quds yang berarti menyucikan ALLOH SWT. hadits Qudsi ialah hadits yang oleh Rasululloh SAW disandarkan kepada ALLOH SWT. Maksudnya Rasululloh SAW meriwayatkannya bahwa itu adalah kalam ALLOH SWT. Maka rasul menjadi perawi kalam ALLOH SWT ini dari lafal Nabi sendiri. Bila seseorang meriwayatkan hadits qudsi maka dia meriwayatkannya dari Rasululloh SAW dengan disandarkan kepada ALLOH SWT, dengan mengatakan:

`Rasululloh SAW mengatakan mengenai apa yang diriwayatkannya dari Tuhannya`,
Lagi

Larut Malam

Tinggalkan komentar

Atas seijin penulisnya, artikel ini aku posting disini. Sebuah renungan ditengah suasana hiruk pikuk Pemilu 2009. Semoga menghadirkan insipirasi bagi pelaku, pengamat, dan penonton pesta demokrasi-yg sepertinya akan berjalan tidak mulus, khususnya dari pihak penyelenggara spt DPT yg banyak diragukan validitasnya.
Yaach sutralah, kita merenung dulu gih…

Sebagian orang takut akan gelapnya malam apalagi jika jam telah menunjukkan 00:00. Tetapi sebagian yang lainnya, larut malam adalah permulaan hidup, awal aktivitas dan bisnisnya. Di sisi yang lain, ada beberapa orang tertentu yang larut malamnya menjadi sebuah kegiatan ibadah, bercinta dengan Tuhannya. Berbeda dengan kebiasaan orang kebanyakan, orang-orang tersebut selalu mendoakan orang lain, terutama orang-orang yang dicintainya.

Republik ini seperti suasana larut malam. Sebagian orang baru memulai mencari penghidupannya, sementara lainnya mendoakan saudara-saudara satu ibu pertiwi. Larut malam di republik ini akan menjadi hiruk-pikuk, karena sebentar lagi akan ada pesta-pora penuh gengsi, yaitu pertaruangan orang berduit-idealis baik yang nasionalis maupun religius. Yaa…pesta demokrasi kata semua orang. Pesta itu dimulai dengan memilih partai, caleg sekaligus pres-wapres republik ini. Tetapi entahlah…mengapa biaya pendidikan, perumahan dan kesehatan sudah melejit melebih isi kantong separuh anak-anak di republik ini.

Lagi

Minum Air sembuhkan penyakit

2 Komentar

waterglassAir adalah salah satu unsur utama dalam membangun makhluk-makhluk hidup. Melalui berbagai riset diketahui persentase air ditubuh manusia mencapai 71%. Angka yang sama dengan kandungan air di permukaan bumi yaitu 71%, sisanya 29% adalah daratan.

Berbagai kegiatan dan gerakan-gerakan interaksi dalam hidup, mulai dari proses pemasukan gizi, pengeluaran kotoran, proses pertumbuhan dan berkembang biak tidak akan terjadi tanpa peran air. Begitu dahsyatnya eksistensi air di kehidupan manusia.

Air juga berperan penting dalam proses menelan makanan, menghaluskan, mencerna, memindahkan dan mendistribusikannya. Bersamaan dengan itu, air juga ikut memperlancar proses penyebaran berbagai zat-zat vitamin, hormon-hormon, unsur-unsur pertahanan serta penyebaran oksigen ke seluruh bagian tubuh, menjaga suhu panas dan kelembaban tubu serta proses-proses hidup lainnya.

Allah SWT berfirman, “Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS Al-Anbiya 21:30).
Lagi

Older Entries

%d blogger menyukai ini: